

Seminar internasional bertajuk “Studi Naratif Kitab Yohanes dalam Perspektif Ibrani” telah sukses dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2026 di Aula STTSU. Kegiatan akademik ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, hamba Tuhan, serta peserta umum yang memiliki minat dalam studi Alkitab dan teologi biblika.
Acara ini menghadirkan pembicara internasional, yaitu Rev. Prof. Dr. Paul Bagio Lee, Ph.D., seorang akademisi dan teolog yang dikenal luas dalam bidang studi Perjanjian Baru serta pendekatan Ibrani terhadap Kitab Suci. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana Injil Yohanes tidak hanya dipahami melalui sudut pandang Yunani, tetapi juga memiliki akar pemikiran Ibrani yang sangat kuat.
Seminar dibuka dengan doa dan sambutan dari pihak penyelenggara STTSU yang menyampaikan pentingnya pengembangan wawasan teologi yang mendalam dan kontekstual bagi para mahasiswa maupun pelayan gereja. Suasana seminar berlangsung dengan penuh antusias karena materi yang disampaikan memberikan pemahaman baru mengenai struktur naratif, simbolisme, dan makna teologis dalam Kitab Yohanes.
Dalam sesi utama, Rev. Prof. Dr. Paul Bagio Lee menekankan bahwa banyak istilah dan konsep dalam Injil Yohanes, seperti “terang”, “air hidup”, dan “firman”, memiliki hubungan erat dengan tradisi serta pola pikir Ibrani. Beliau juga menjelaskan bagaimana pendekatan naratif membantu pembaca memahami pesan Injil secara lebih mendalam dan menyeluruh.
Selain pemaparan materi, seminar juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai interpretasi teks Yohanes, relevansi budaya Ibrani dalam penafsiran Alkitab masa kini, serta penerapan praktisnya dalam pelayanan gereja dan pengajaran teologi.
Melalui seminar ini, peserta diharapkan dapat memperluas wawasan akademik sekaligus memperdalam pemahaman rohani terhadap Kitab Yohanes. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam membangun semangat penelitian teologi yang kritis, ilmiah, dan tetap berlandaskan iman Kristen.
Pelaksanaan seminar internasional ini menunjukkan komitmen STTSU dalam menghadirkan pendidikan teologi yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan studi biblika modern. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang guna memperkaya pemahaman Alkitab bagi generasi pelayan Tuhan berikutnya.
