Budaya Naketi Uab Atoin Meto dan Pendidikan Agama Kristen dalam Pengembangan Spiritualitas Kemanusiaan di Tengah Dehumanisasi Global
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai-nilai budaya Naketi Uab Atoin Meto dan relevansinya bagi pengembangan spiritualitas kemanusiaan dalam Pendidikan Agama Kristen di tengah arus dehumanisasi global. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis isi dan studi pustaka, penelitian ini menafsirkan nilai rekonsiliatif Naketi seperti pengakuan kesalahan, pemaafan, dan pemulihan relasi, serta menghubungkannya dengan prinsip-prinsip teologis dalam PAK. Hasil menunjukkan bahwa praktik Naketi menawarkan kerangka relasional yang memperkuat pembentukan karakter, etika kasih, dan kesadaran kolektif peserta didik. Integrasi nilai budaya lokal ini menjadi pendekatan pedagogis alternatif dalam merespons dehumanisasi yang ditandai oleh individualisme, fragmentasi relasi, dan hilangnya empati. Penelitian ini merumuskan model spiritualitas kemanusiaan berbasis Naketi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran dialogis, reflektif, dan kontekstual. Model tersebut berkontribusi pada pengembangan teologi kontekstual serta memperkuat peran PAK dalam memulihkan relasi manusia dengan Tuhan, sesama, dan budaya lokal.
Keywords
References
Agnes M. P. Benu, Serlinia Rambu Anawoli, Hilda Natonis, Prisela Baun. “An Analysis Of Naketi In Dawan Tribes.” Jurnal Edusaintek 1, no. 2 (2024): 35–38. https://ejurnal.ips.ac.id/index.php/JE/article/view/29.
Agustinova, Danu Eko, Hieronymus Purwanta, Sariyatun, and Leo Agung Sutimin. “Dehumanization of Education in Indonesia.” In Proceedings of the Annual Conference on Research, Educational Implementation, Social Studies and History (AREISSH 2021), 34–42. Paris: Atlantis Press SARL, 2023. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-17-6_5.
Albrecht-Crane, Christa. “Pedagogy As Friendship.” Cultural Studies 19, no. 4 (July 2005): 491–514. https://doi.org/10.1080/09502380500219548.
Ambo Dalle, and Tobroni Tobroni. “Dimensi-Dimensi Dalam Beragama: Spiritual, Intelektual, Emosi, Etika, Dan Sosial.” Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2, no. 1 (December 3, 2024): 151–65. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i1.302.
Beek, Aart Van. Pendampingan Pastoral. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.
Bengtsson, Mariette. “How to Plan and Perform a Qualitative Study Using Content Analysis.” NursingPlus Open 2 (2016): 8–14. https://doi.org/10.1016/j.npls.2016.01.001.
Benu, Wasti Juningsi. “Naketi Dalam Pandangan Masyarakat Dawan: Kajian Dalam Perspektif Pastoral.” Paradigma: Jurnal Kajian Budaya 12, no. 1 (June 3, 2022): 45–54. https://doi.org/10.17510/paradigma.v12i1.593.
Bevans, Stephen B. Models of Contextual Theology. Maryknoll, NY: Orbis Books, 2002.
Boiliu, Esti Regina, Desi Sianipar, and Lamhot Naibaho. “Pelestarian Budaya Natoni Melalui Pendidikan Agama Kristen Kontekstual Di Sekolah Menengah Atas.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 7, no. 2 (2022): 557–66. https://doi.org/https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.930.
Bokedal, Tomas, Ludger Jansen, and Michael Borowski. “Scripture and Theology in Context: An Introduction.” In Scripture and Theology, 1–32. De Gruyter, 2023. https://doi.org/10.1515/9783110768411-001.
Emiyati, Ayang. “Menggali Spiritualitas Untuk Pemulihan Mental Di Era Kecemasan Digital.” Proceeding National Conference of Christian Education and Theology 3, no. 2 (November 6, 2025): 106–14. https://doi.org/10.46445/nccet.v3i2.1117.
Jenkins, Graham J. “Transhumanism and Catholic Social Teaching.” Religions 16, no. 8 (July 26, 2025): 971. https://doi.org/10.3390/rel16080971.
Kaunang, Rolina Anggereany Ester, and Talizaro Tafonao. “Diskursus Keberagaman Agama Dan Implikasinya Dalam Praksis Pendidikan Agama Kristen.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 7, no. 2 (April 20, 2023): 915–28. https://doi.org/10.30648/dun.v7i2.864.
Kolimon, Mery. “Para Pelaku Mencari Penyembuhan : Berteologi Dengan Narasi Para Pelaku Tragedi ’65 Di Timor Barat.” Jurnal Ledalero 14, no. 1 (June 17, 2015): 34. https://doi.org/10.31385/jl.v14i1.3.34-59.
Kristiantoro, Sony. “Spiritualitas Doa Kontemplatif: Lebih Banyak Diseminarkan Daripada Dipraktikkan (Belajar Dari Praktik Spiritualitas Doa Kontemplatif Model Taize Di Gereja Kristen Indonesia Soka Salatiga).” Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen) 2, no. 2 (June 2, 2021): 121–34. https://doi.org/10.59177/veritas.v2i2.87.
Loon, Austin van, Amir Goldberg, and Sameer B. Srivastava. “Imagined Otherness Fuels Blatant Dehumanization of Outgroups.” Communications Psychology 2, no. 1 (May 6, 2024): 39. https://doi.org/10.1038/s44271-024-00087-4.
Moreau, Samuel, Laura Bennett, and Brian Matthews. “The Impact of Spirituality on Emotional Healing: A Qualitative Perspective.” Journal of Assessment and Research in Applied Counseling 6, no. 1 (2024): 225–33. https://doi.org/10.61838/kman.jarac.6.1.25.
Pakpahan, Gernaida Krisna R. “Pentecostal Spiritual Formation: The Passion of Social for Humanity in Society 5.0 Era,” 144–54, 2023. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-160-9_17.
Pantan, Frans. “Humanistic and Inclusive Christian Education: A Framework for Learning Transformation.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 81, no. 1 (May 26, 2025). https://doi.org/10.4102/hts.v81i1.10488.
Paskuj, Benedek, and Gábor Orosz. “The Tendency to Dehumanize, Group Malleability Beliefs, and Perceived Threat from Migrants in Hungary.” Frontiers in Psychology 13 (November 10, 2022). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.910848.
Roqib, Moh., Siti Sarah, Agus Husein As Sabiq, Mohamad Sobirin, and Abdal Chaqil Harimi. “Criticizing Higher Education Policy in Indonesia: Spiritual Elimination and Dehumanisation.” Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam 15, no. 1 (September 5, 2021): 61–86. https://doi.org/10.21580/nw.2021.15.2.8579.
Saetban, Difat, Deci Snae, and Domingos Freitas. “Meaning of Forgiveness in the Naketi Rite Performed by the East Amanuban Community.” KnE Social Sciences, August 15, 2024, 675–88. https://doi.org/10.18502/kss.v9i24.16900.
Talita Tlonaen dan Maya Djawa. “Makna Pengampunan Dalam Ritus Naketi Pada Masyarakat Amanuban Timur Dan Relevansinya Terhadap Nilai-Nilai Kristiani.” Apostolos: Journal of Theology and Christian Education 4, no. 1 (2024): 26–37. https://doi.org/10.52960/a.v4i1.281.
Tamelab, Karolina Apriance, Wahyuni Kristinawati, and Jacob Daan Engel. “Studi Psikologis: Naketi Sebagai Sarana Pemaafan Suku Dawan.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 9, no. 2 (September 26, 2020): 299–307. https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v9i2.22345.
Tanyid, Maidiantius. “Enhancing Theological Imagination in Indonesian Higher Education: Pedagogical Strategies.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 81, no. 1 (February 28, 2025). https://doi.org/10.4102/hts.v81i1.10348.
Thiselton, Anthony C; The Hermeneutics of Doctrine. Grand Rapids, MI: Eerdmans, 2016.
Wang, David C., Angela Reed, Stephen Greggo, Lauren Bowersox, Amy Drennan, Brad Strawn, Pamela E. King, Steve L. Porter, and Peter C. Hill. “Spiritual Formation in Theological Education: A Multi-Case Exploration on Seminaries and Student Development.” Christian Education Journal: Research on Educational Ministry 20, no. 1 (April 2023): 65–86. https://doi.org/10.1177/07398913231177722.
DOI: https://doi.org/10.46305/im.v7i1.554
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Immanuel indexed by:
Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Published: Sekolah Tinggi Teologi Sumatera Utara
Website Institusi: stt-su.ac.id
Address: Jl. Sembada No. 32, Titi Rantai, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20131
ISSN: 2721-432X (online), 2721-6020 (print).







